Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan Presiden Prabowo Subianto telah menerima laporan bahwa sebanyak 280 jembatan perintis di berbagai wilayah Indonesia rampung dibangun dalam tiga bulan terakhir dan kini sudah dimanfaatkan masyarakat, terutama anak-anak sekolah. Laporan tersebut diterima Presiden saat menjalankan kunjungan kerja di Tokyo, Jepang.
Presiden menegaskan percepatan pembangunan jembatan menjadi prioritas guna mengatasi persoalan lama, yakni sulitnya akses penyeberangan di daerah terpencil. Ia menekankan tidak ingin ada lagi pelajar yang harus basah-basahan saat berangkat ke sekolah maupun warga yang kesulitan menyeberangi sungai.
Jembatan perintis yang dibangun oleh TNI Angkatan Darat melalui Satgas Jembatan ini tersebar di berbagai daerah, seperti Sumatera Barat, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Sulawesi, hingga Aceh. Jenisnya beragam, mulai dari jembatan gantung, bailey, hingga armco, yang disesuaikan dengan kondisi wilayah.
Program percepatan pembangunan dan perbaikan jembatan ini menjadi salah satu fokus pemerintah pada awal 2026, dengan Kepala Staf TNI AD Jenderal Maruli Simanjuntak ditunjuk sebagai pimpinan pelaksana di lapangan.
Dikutip dari antaranews.com
