Sebanyak 5.200 warga Kabupaten Buleleng, Bali ikut serta dalam Gerakan Bali Bebas Sampah dengan membersihkan tujuh titik pesisir pantai, antara lain Pantai Kampung Baru, Kubu Jati, Penarukan, Kayu Buntil, Camplung, Pemaron, dan Anturan. Aksi ini mendukung program nasional Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, menekankan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar bersih-bersih; ini adalah deklarasi komitmen masyarakat untuk menjaga laut, mendorong budaya peduli lingkungan, serta mengurangi sampah plastik sejak dari rumah. Selain di pesisir, 148 desa se-Kabupaten Buleleng juga menggelar aksi serentak di wilayah masing-masing.
Kegiatan melibatkan Forkopimda, DPRD, TNI/Polri, Kejaksaan, OPD, BUMD, camat, lurah, komunitas lingkungan, mahasiswa, pelajar, hingga pelaku usaha pariwisata, yang bersama-sama mengumpulkan dan memilah sampah organik dan anorganik. Sampah yang terkumpul kemudian diangkut ke TPA Bengkala untuk pengelolaan lanjutan.
Gerakan ini mendorong kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah dan masyarakat, memperkuat pengelolaan sampah berbasis sumber (PSBS), dan menjaga keindahan serta kelestarian pesisir Buleleng sebagai destinasi wisata dan ruang publik.
Dikutip dari liputan6.com
