Kuartal I 2026, BRI Life Catat Klaim Rp1,17 Triliun dengan Rasio Lebih Rendah dari Industri

Kuartal I 2026, BRI Life Catat Klaim Rp1,17 Triliun dengan Rasio Lebih Rendah dari Industri

Jakarta – PT Asuransi Jiwa BRI Life mencatatkan pembayaran klaim dan manfaat sebesar Rp1,17 triliun pada kuartal I 2026. Nilai tersebut turun 2,4 persen secara tahunan (year-on-year) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,20 triliun.

Direktur Operasional BRI Life, Andrew Bain, menyebut penurunan ini menjadi indikator positif terhadap kesehatan bisnis perusahaan. Hal ini mencerminkan keberhasilan pengelolaan risiko dan seleksi portofolio nasabah yang lebih efektif.

Menurutnya, strategi underwriting yang disiplin serta penguatan tata kelola risiko menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan antara pembayaran klaim dan keberlanjutan bisnis.

Selain itu, rasio klaim dan manfaat BRI Life juga tercatat berada di bawah rata-rata industri asuransi jiwa nasional. Pada kuartal I 2026, rasio klaim industri mencapai sekitar 78,2 persen, sementara BRI Life mampu menjaga di level 48,9 persen.

Capaian tersebut menunjukkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat ketahanan finansial perusahaan dalam menghadapi dinamika pasar.

Sebagai bagian dari grup PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, BRI Life menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan perlindungan optimal bagi nasabah melalui produk yang relevan serta proses klaim yang cepat dan transparan.

Dikutip dari liputan6.com