Pemerintah menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp15–25 triliun untuk mendukung Program SMK Go Global pada tahun anggaran 2026. Program ini dianjurkan untuk memperluas peluang kerja lulusan SMK dan SMA ke pasar internasional. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, menjelaskan bahwa program akan mulai berjalan pada Desember 2025.
Menurut Cak Imin, pemerintah menargetkan 500 ribu lulusan SMK/SMA dari berbagai jurusan untuk diberangkatkan bekerja ke luar negeri pada 2026. Negara tujuan favorit mencakup Jepang dan Turki, yang selama ini memiliki kebutuhan tinggi terhadap tenaga kerja terampil dari Indonesia.
Ia menegaskan bahwa kemampuan skill dan bahasa asing menjadi persyaratan utama sebelum keberangkatan. Kelas pelatihan akan disesuaikan dengan standar minimum kompetensi internasional, termasuk persyaratan bahasa yang telah ditetapkan negara tujuan.
Program SMK Go Global diharapkan mampu meningkatkan kualitas tenaga kerja muda Indonesia sekaligus memperluas peluang kerja di sektor global.
Dikutip dari RRI.co.id
