Banjir dan Longsor di Tapanuli Selatan 2025: 8 Warga Meninggal, Ribuan Mengungsi

Banjir dan Longsor di Tapanuli Selatan 2025: 8 Warga Meninggal, Ribuan Mengungsi

Banjir dan longsor di Tapanuli Selatan pada akhir November 2025 menimbulkan dampak besar bagi masyarakat. Sedikitnya 8 warga meninggal dunia, 58 orang luka-luka, dan 2.851 penduduk terpaksa mengungsi ke lokasi yang aman. Berdasarkan laporan BNPB, bencana ini memengaruhi 11 kecamatan, termasuk Sipirok, Marancar, Batangtoru, Angkola Barat, Muara Batangtoru, dan Angkola Sangkunur.

Wilayah lain seperti Angkola Selatan, Sayur Matinggi, Batang Angkola, Tanah Timbangan, dan Angkola Muaratais juga mengalami kerusakan cukup parah. Tim gabungan terus melakukan evakuasi dan penanganan darurat.

Tidak hanya di Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara dan Tapanuli Tengah turut terdampak. Di Tapanuli Utara, 50 rumah rusak dan dua jembatan utama putus, sehingga BPBD merekomendasikan jalur alternatif Pangaribuan–Silantom. Sementara itu, di Tapanuli Tengah, 1.902 rumah terendam banjir di sembilan kecamatan.

Pemerintah daerah mengingatkan masyarakat tetap waspada karena potensi cuaca ekstrem masih bisa terjadi. Data kerusakan dan jumlah pengungsi terus diperbarui melalui kaji cepat BPBD dan BNPB.

Dikutip dari RRI.co.id