Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyatakan hampir seluruh kabupaten/kota di Indonesia berada dalam status darurat sampah. Hanya 24,9 persen dari total sampah nasional, sekitar 36 ribu ton per hari, yang dikelola melalui fasilitas resmi, sementara 75 persen atau sekitar 105 ribu ton per hari dibuang dengan metode open dumping ke lahan terbuka.
Capaian ini masih jauh dari target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2026, yang menargetkan lebih dari 63 persen sampah terkelola, meningkat dari target 52 persen pada 2025.
Menteri Hanif menekankan perlunya dukungan fleksibilitas anggaran dari APBN maupun APBD serta koordinasi dengan Komisi XXII DPR RI agar target pengelolaan sampah nasional bisa tercapai. Situasi ini menyoroti tantangan serius Indonesia dalam menangani krisis sampah di perkotaan dan kabupaten.
Dikutip dari RRI.co.id
