Presiden Prabowo Subianto mengundang Australia untuk mengembangkan usaha patungan (joint venture) di sektor pertanian dan pertambangan, di mana Danantara Indonesia siap menjadi mitranya.
Dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, Prabowo menekankan prioritas peningkatan produktivitas pertanian sebagai langkah menuju swasembada pangan.
Presiden juga mengajak Australia berinvestasi di hilirisasi mineral kritis, termasuk pengolahan nikel, tembaga, bauksit, dan emas, serta mendorong perusahaan Indonesia untuk menanam modal di sektor pertambangan mineral kritis Australia.
“Danantara siap bekerja sama dengan para mitranya di Australia untuk menjajaki peluang co-investment dan kemitraan lainnya,” ujar Prabowo.
Selain agenda investasi, kedua pemimpin menandatangani traktat keamanan bersama, memperkuat kerja sama pertahanan, perdamaian, dan stabilitas kawasan Indo-Pasifik, sesuai prinsip politik luar negeri bebas aktif Indonesia.
Dikutip dari antaranews.com
