Negosiasi AS-Iran Dongkrak Harga Minyak, Investor Waspadai Risiko Geopolitik

Negosiasi AS-Iran Dongkrak Harga Minyak, Investor Waspadai Risiko Geopolitik

Harga minyak dunia menguat pada perdagangan Jumat, 6 Februari 2026, setelah negosiasi antara AS dan Iran mengenai program nuklir Teheran. Minyak Brent naik USD 0,50 atau 0,74% menjadi USD 68,05 per barel, sementara WTI naik USD 0,26 atau 0,41% menjadi USD 63,55 per barel.

Pertemuan di Oman bertujuan meredakan ketegangan geopolitik yang dapat mengganggu aliran minyak melalui Selat Hormuz, jalur kritis bagi sekitar seperlima konsumsi minyak dunia. Investor tetap berhati-hati karena perbedaan agenda pembicaraan, termasuk isu rudal balistik dan dukungan Iran terhadap kelompok bersenjata, dapat memicu volatilitas harga.

Selain faktor geopolitik, harga minyak dunia dalam beberapa minggu terakhir juga dipengaruhi oleh ekspektasi kelebihan pasokan, termasuk penurunan harga resmi Arab Light ke Asia dan gangguan pasokan dari Kazakhstan akibat pemulihan ladang minyak Tengiz.

Analis menekankan, meski harga naik sementara, ketidakpastian diplomasi dan risiko konflik militer membuat pergerakan harga minyak tetap fluktuatif.

Dikutip dari liputan6.com