Pemkot Bandung Olah 500 Ton Sampah Per Hari Secara Mandiri

Pemkot Bandung Olah 500 Ton Sampah Per Hari Secara Mandiri

Bandung – Pemerintah Kota Bandung akan mengolah 500 ton sampah per hari secara mandiri di dalam kota, menyusul pembatasan pengiriman sampah ke TPA Sarimukti yang kini hanya menerima sekitar 981 ton per hari.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa sisa timbulan sampah harus dikelola di tingkat lokal agar tidak menumpuk. “Sampah yang ada di Kota Bandung berasal dari kita sendiri, maka kita yang harus bertanggung jawab,” ujarnya.

Total produksi sampah Bandung mencapai sekitar 1.500 ton per hari. Dengan pembatasan ke TPA Sarimukti, sekitar 500 ton sampah perlu ditangani mandiri di dalam kota. Saat ini, kapasitas pengolahan lokal baru mencapai 300 ton per hari, sehingga terdapat selisih 200 ton yang akan segera ditangani, dengan target rampung paling lambat akhir semester pertama 2026.

Farhan menekankan bahwa pengelolaan sampah memerlukan beragam teknologi, khususnya untuk sampah organik seperti sisa makanan, sehingga pendekatan tunggal tidak cukup.

Untuk mempercepat pengelolaan di tingkat masyarakat, Pemkot Bandung meluncurkan program Petugas Pemilah dan Pengolah Sampah (Gaslah) dengan menempatkan satu petugas di setiap RW. Petugas ini bertugas mengedukasi warga agar memilah sampah dari sumbernya secara langsung.

Ke depan, Pemkot berencana memperluas program hingga tingkat RT guna memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis sumber dan menjangkau lebih banyak warga.