Basarnas: Tanah di Lokasi Longsor Trenggalek–Ponorogo Masih Labil

Basarnas: Tanah di Lokasi Longsor Trenggalek–Ponorogo Masih Labil

Basarnas menyatakan kondisi tanah di lokasi longsor Km 16 jalur nasional Trenggalek–Ponorogo, tepatnya di Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, masih labil dan berpotensi terjadi longsor susulan.

Koordinator Pos Basarnas Trenggalek Bayu Prasetyo mengatakan hasil asesmen menunjukkan struktur tanah di lokasi terdampak cenderung menyerupai lumpur sehingga rawan pergerakan. Tim juga menemukan beberapa titik longsoran di bagian atas tebing, termasuk batu besar yang berpotensi bergeser jika hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi.

Kondisi lereng yang minim vegetasi penahan turut memperlemah daya ikat tanah. Selain itu, tim menemukan jalur aliran air baru di lereng yang dapat meningkatkan kejenuhan tanah saat hujan.

Keberadaan lahan persawahan di atas bukit juga diduga memperparah kondisi karena air yang tertahan terus meresap ke tanah.

Dalam proses pembersihan material longsor yang menutup badan jalan, Basarnas bertugas sebagai pengawas keselamatan. Jika kondisi dinilai berbahaya atau hujan turun, pekerjaan pembersihan akan dihentikan sementara.

Longsor terjadi pada Selasa (3/3) petang dan menyebabkan bongkahan batu besar menutup total jalur nasional Trenggalek–Ponorogo. Hingga kini pembersihan material masih berlangsung dengan pengawasan ketat tim gabungan.

Dikutip dari antaranews.com