Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menghantam Kabupaten Ciamis, menyebabkan kerusakan pada 83 rumah warga. Berdasarkan asesmen Badan Penanggulangan Bencana Daerah Ciamis, 48 rumah rusak ringan, dua rusak sedang, dua rusak berat, dan 31 rumah telah selesai diperbaiki melalui gotong royong.
Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani, menyampaikan wilayah terdampak paling parah berada di Kecamatan Purwadadi, Cisaga, dan Tambaksari. Selain rumah warga, beberapa fasilitas umum seperti lumbung padi, musala, kantor desa, puskesmas pembantu, serta SDN 2 Pasirlawang dan gudang tenda juga mengalami kerusakan ringan.
Cuaca ekstrem ini turut menyebabkan pohon tumbang dan bencana tanah longsor di beberapa lokasi, termasuk Desa Mekarbuana, Panawangan, Desa Kiarapayung, Rancah, dan Desa Buanamekar, Panumbangan, yang mengancam rumah warga dan menutup sebagian jalan.
Beruntung, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa, dan warga terdampak sudah menempati kembali rumah mereka. BPBD terus melakukan koordinasi dan perbaikan rumah serta fasilitas umum agar warga dapat segera kembali beraktivitas normal.
Dikutip dari antaranews.com
