Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) tengah mengikuti lelang Kampung Haji Makkah, bersaing ketat dengan sekitar 90 pihak lain dari berbagai negara. Proses lelang ini menitikberatkan pada konsep pengembangan kampung haji, bukan harga, sehingga pemenang akan ditentukan berdasarkan ide terbaik untuk fasilitas jemaah haji.
Danantara menargetkan akuisisi lahan seluas 80 hektare, dua kali lebih besar dari kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta. Lokasi lahan yang sangat strategis, hanya 2–2,5 km dari Masjidil Haram, dilengkapi fasilitas travelator dan tunnel untuk memudahkan akses jemaah.
Rencana pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah tidak hanya untuk menampung jemaah, tetapi juga sebagai pusat komersial dengan sektor makanan, fashion, pariwisata, dan bisnis syariah. Indonesia berharap bisa memenangkan salah satu lot dalam lelang ini untuk memperkuat layanan haji dan memperkenalkan Indonesia di Tanah Suci.
Dikutip dari liputan6.com
