Anggota Komisi VII DPR RI, Banyu Biru Djarot, menyoroti pentingnya akses transportasi pariwisata dalam mendukung pertumbuhan UMKM sektor wisata. Dalam rapat kerja bersama Kementerian Pariwisata, ia menegaskan bahwa infrastruktur dan konektivitas menjadi kendala besar bagi pelaku usaha kecil dan menengah yang beroperasi di lebih dari 17 ribu pulau Indonesia. Menurutnya, tanpa akses yang memadai, potensi wisata nasional yang kaya sulit berkembang optimal.
Banyu mengungkapkan bahwa 96,3 persen usaha pariwisata terdaftar merupakan UMKM, berdasarkan data OSS Kemeninves BKPM. Namun, keterbatasan akses ke destinasi wisata membuat pelaku UMKM kesulitan mengembangkan usaha dan meningkatkan daya saing. Ia mendorong adanya inovasi konkret seperti program Tourist Travel Pack dari Bank Indonesia yang dinilai mampu mempermudah perjalanan dan transaksi wisatawan.
Sementara itu, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa dari total 2,55 juta usaha wisata, sebanyak 2,46 juta merupakan UMKM. Ia juga menyoroti peran industri kreatif—termasuk film, desain, dan wastra—sebagai pendorong besar minat wisata. Bahkan, studi UN Tourism menunjukkan film dapat meningkatkan kunjungan hingga 40 persen.
Widiyanti meminta dukungan percepatan pembangunan infrastruktur wisata serta digitalisasi layanan. Dengan akses transportasi yang lebih baik, ia optimistis UMKM dapat naik kelas dan memperkuat pertumbuhan pariwisata nasional.
Dikutip dari RRI.co.id
