Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat, Tuti Turimayanti, mendorong revisi perizinan tambang galian C di sejumlah wilayah, khususnya di Kabupaten Bandung Barat, sebagai langkah mencegah potensi bencana. Ia menekankan pentingnya wilayah ini sebagai daerah resapan air dan mengingat pergeseran Sesar Lembang yang tiap tahun mencapai 4 milimeter, berpotensi memicu gempa besar.
Tuti mengajak masyarakat menjaga alam dan lingkungan agar risiko bencana dapat diminimalkan.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta para pemimpin daerah di Bandung Raya menunda izin perumahan hingga evaluasi tata ruang selesai. Ia menegaskan perubahan tata ruang penting untuk mengurangi risiko kerusakan lingkungan yang dapat berdampak serius, termasuk potensi tenggelamnya wilayah Bandung Raya di masa depan.
Dikutip dari RRI.co.id
