Jakarta – Taro, atau dikenal juga sebagai talas (Colocasia esculenta), adalah umbi-umbian sehat yang kini populer di minuman kekinian. Berikut fakta dan manfaatnya:
1. Fakta Taro
- Termasuk famili Araceae dan telah dibudidayakan ribuan tahun di Asia.
- Kulit cokelat, daging putih dengan bintik ungu.
- Sebagai umbi akar, menyimpan cadangan makanan dan kaya nutrisi.
- Populer sebagai perisa minuman kekinian, diolah jadi bubuk, pasta, sirup, untuk bubble tea, smoothie, atau milkshake.
2. Karakter Rasa dan Tekstur
- Rasa manis, lembut, dengan sedikit rasa kacang.
- Tekstur setelah dimasak lembut dan sedikit bertepung, mirip kentang.
- Cocok diolah untuk makanan manis maupun gurih.
3. Cara Konsumsi Aman
- Talas mentah mengandung kalsium oksalat, yang dapat menyebabkan rasa gatal.
- Harus dimasak matang dengan cara rebus, kukus, atau panggang.
- Saat mengupas, gunakan sarung tangan dan rendam dalam air garam untuk mengurangi iritasi.
4. Kandungan Nutrisi Taro per 100 gram
- Kalori: 142 kcal, Karbohidrat: 34 g
- Serat: 5–6 g
- Vitamin: C, B6, E
- Mineral: Kalium, Mangan, Magnesium, Fosfor
- Antioksidan: polifenol, quercetin
5. Manfaat Kesehatan Taro
- Melancarkan pencernaan: Serat tinggi mencegah sembelit.
- Mengontrol gula darah: Indeks glikemik rendah dan pati resisten.
- Menurunkan risiko jantung: Serat dan kalium menurunkan kolesterol jahat.
- Antioksidan & Potensi antikanker: Polifenol membantu melawan radikal bebas.
- Mendukung diet: Serat memberikan rasa kenyang lebih lama, cocok untuk pengendalian berat badan.
6. Tips Olah Taro Sehat
- Kukus, rebus, atau panggang untuk mempertahankan nutrisi.
- Hindari menggoreng karena menambah lemak dan kalori, serta merusak vitamin.
- Taro kukus atau sebagai bahan minuman kekinian tetap menjaga manfaat gizi kompleksnya.
Dikutip dari liputan6.com
