Harga Emas Dunia Turun Tipis, Prospek Bullish Tetap Didukung Pemangkasan Suku Bunga AS

Harga Emas Dunia Turun Tipis, Prospek Bullish Tetap Didukung Pemangkasan Suku Bunga AS

Update harga emas terbaru menunjukkan penurunan pada perdagangan Selasa, dengan emas spot turun 1,5% menjadi USD 4.168,23 per ons dan emas berjangka Februari turun 1,7% ke USD 4.203 per ons. Penurunan ini disebabkan aksi ambil untung setelah harga emas mencapai level tertinggi enam minggu sebelumnya.

Faktor fundamental tetap mendukung harga emas. Ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve AS, ditambah perlambatan aktivitas ekonomi dan indikator dovish, memperkuat peluang penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin dalam pertemuan Fed mendatang. Probabilitas pemangkasan tercatat mencapai 87% menurut indikator CME FedWatch.

Harga logam mulia lain bergerak bervariasi: perak turun ke USD 57,30 per ons, platinum ke USD 1.616,75, dan paladium naik ke USD 1.446,61. Permintaan fisik tetap kuat di beberapa wilayah, dengan bank sentral membeli 53 ton emas pada Oktober, menurut World Gold Council.

Analis Dupoin Futures, Andy Nugraha, menegaskan bahwa tren bullish jangka pendek tetap kuat, meski terdapat risiko terbatas dari aksi ambil untung dan penurunan permintaan fisik di China. Emas berpotensi menembus level resistance USD 4.324 jika tekanan beli berlanjut, sementara support terdekat berada di USD 4.208.

Dengan kondisi global yang terus berkembang, investor disarankan mengikuti update harga emas secara rutin untuk menentukan strategi investasi di logam mulia.

Dikutip dari liputan6.com