Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) resmi menggandeng Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) untuk memperkuat literasi data pengawasan Pemilu. Langkah strategis ini diungkapkan oleh anggota Bawaslu RI, Puadi, sebagai upaya meningkatkan kualitas pengawasan sekaligus memperluas peran civitas akademika dalam Pemilu.
Melalui literasi data yang kuat, proses seperti deteksi dini pelanggaran, pemetaan pola pelanggaran, hingga peningkatan akuntabilitas laporan pengawasan dapat dilakukan secara lebih efektif. Kerja sama ini juga menjadi bagian dari respons kelembagaan Bawaslu terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 135/PUU-XXII/2024 mengenai pemisahan penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada.
Selain penandatanganan MoU, kegiatan ini turut menghadirkan bedah buku Dinamika Pengawasan Pemilu yang disampaikan oleh Plt. Kepala Pusat Data dan Informasi Bawaslu RI, Henry Dwi Prastowo. Ia berharap literasi data yang dikembangkan dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa sebagai sumber riset yang kredibel dan bermanfaat. Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat pengawasan dan memetakan dinamika Pemilu di masa mendatang.
Dikutip dari RRI.co.id
