Mendikdasmen Abdul Mu’ti Maknai Bhinneka Tunggal Ika sebagai Persatuan

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Maknai Bhinneka Tunggal Ika sebagai Persatuan

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti memaknai Bhinneka Tunggal Ika bukan sekadar perbedaan, tetapi sebagai simbol persatuan. Menurutnya, nilai ini harus ditanamkan sejak usia dini melalui pembiasaan sosial anak dalam interaksi lintas perbedaan, termasuk perbedaan keyakinan.

Mu’ti menekankan pentingnya perjumpaan dan percakapan antaranak berbeda latar belakang untuk membangun ikatan sosial tanpa menghilangkan identitas masing-masing. Pendekatan ini dianggap efektif menumbuhkan sikap toleransi dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyoroti kekayaan budaya Indonesia, atau Mega Diversity, sebagai kekuatan pemersatu bangsa. Ia menekankan bahwa perbedaan suku, agama, dan ras menjadi modal besar menuju Indonesia Emas 2045, dengan toleransi dan kerukunan sebagai fondasi utama.

Fadli juga menekankan penghormatan terhadap semua agama di Indonesia, termasuk pemberian hari libur keagamaan, sebagai bukti tingginya toleransi dan kerukunan umat beragama.

Dikutip dari RRI.co.id