Penebalan Bansos Disesuaikan Kebijakan Pemerintah, Jumlah Penerima Bisa Naik

Penebalan Bansos Disesuaikan Kebijakan Pemerintah, Jumlah Penerima Bisa Naik

Jakarta – Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa penebalan bantuan sosial (bansos) akan sepenuhnya menyesuaikan kebijakan pemerintah, terutama terkait rencana penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM). Menurut Saifullah, kebijakan ini diputuskan melalui rapat pemerintah, dan Kemensos akan menindaklanjutinya sesuai arahan Presiden untuk memastikan program bantuan sosial tetap efektif dan tepat sasaran.

Penebalan bansos dapat dilakukan melalui dua skema utama: peningkatan nilai bantuan bagi penerima saat ini dan perluasan jumlah penerima, yang diperkirakan meningkat dari 18 juta menjadi sekitar 35 juta keluarga. Program ini dirancang untuk menjaga daya beli masyarakat, mengurangi beban hidup akibat fluktuasi harga energi, dan sekaligus menjadi stimulus ekonomi nasional dengan mendukung konsumsi rumah tangga.

Selain itu, Kemensos sedang mempersiapkan skema penyaluran bansos yang lebih sistematis, termasuk pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk memastikan bantuan sampai pada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Saifullah menekankan bahwa program bansos bukan hanya soal jumlah, tetapi juga kualitas distribusi, sehingga dapat menjaga stabilitas ekonomi nasional dan mendorong pertumbuhan konsumsi domestik secara berkelanjutan.

Dengan pendekatan ini, pemerintah berharap bansos dapat menjadi instrumen strategis dalam menghadapi dinamika global dan perubahan harga energi, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga masyarakat kurang mampu di seluruh Indonesia.

Dikutip dari RRI.co.id