Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, melakukan penyesuaian program latihan selama bulan Ramadan demi menjaga performa tim di BRI Super League 2025/2026.
Tavares menjelaskan, bulan puasa menjadi perhatian khusus bagi tim pelatih, terutama dalam mengatur intensitas latihan dan kondisi fisik pemain yang menjalankan ibadah. Ia menekankan pentingnya mengontrol beban latihan agar tidak terlalu tinggi, guna mencegah cedera akibat keterbatasan asupan makanan dan minuman selama berpuasa.
Menurutnya, menjaga stabilitas performa sejak menit awal hingga akhir pertandingan menjadi kunci, khususnya pada laga-laga awal Ramadan. Persebaya dijadwalkan menghadapi Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, sebelum melakoni rangkaian pertandingan lainnya melawan PSM Makassar, Persib Bandung, serta Borneo FC sepanjang bulan puasa.
Saat ini, Persebaya menempati peringkat kelima klasemen sementara dengan 35 poin dari 21 pertandingan, terpaut 12 poin dari Persib Bandung di puncak klasemen. Hasil positif pada periode krusial ini dinilai penting untuk menjaga persaingan di papan atas.
Dikutip dari antaranews.com
