Progres Bendungan Manikin Lampaui Target, Perkuat Ketahanan Air di NTT

Progres Bendungan Manikin Lampaui Target, Perkuat Ketahanan Air di NTT

Pembangunan Bendungan Manikin di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, telah mencapai 68,98 persen, melampaui target yang ditetapkan pemerintah. Infrastruktur ini diharapkan memperkuat ketahanan air, pangan, dan energi bersih di wilayah tersebut.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menyatakan bendungan ini akan menyediakan air irigasi untuk lebih dari 570 hektare lahan pertanian, meningkatkan indeks pertanaman dari 200 persen menjadi 300 persen, serta meningkatkan kesejahteraan petani. Selain irigasi, bendungan menyediakan air baku 700 liter per detik untuk Kota dan Kabupaten Kupang, sekaligus berfungsi mengendalikan banjir di wilayah terdampak.

Bendungan Manikin juga memiliki potensi energi terbarukan melalui PLTS apung dan PLTMH, mendukung penyediaan energi bersih di NTT. Proyek senilai Rp2,059 triliun yang dikerjakan BBWS Nusa Tenggara II ini tidak hanya menambah ketersediaan air dan pangan, tetapi juga diharapkan mendorong ekonomi lokal secara berkelanjutan melalui pertanian, energi, pengendalian banjir, dan pariwisata.

Dikutip dari RRI.co.id