Rencana Strategis Pendidikan: Sekolah Integrasi dari SD hingga SMA bagi Desil 3-6

Rencana Strategis Pendidikan: Sekolah Integrasi dari SD hingga SMA bagi Desil 3-6

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto tengah menyiapkan gebrakan baru di sektor pendidikan dengan rencana pembangunan sekolah integrasi yang mencakup jenjang SD hingga SMA, khusus bagi siswa dari kelompok masyarakat kelas menengah (desil 3 sampai 6).

Rencana strategis ini muncul dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu malam, yang dipimpin langsung oleh Presiden. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno ditugaskan untuk merumuskan konsep detail sekolah integrasi ini.


🏫 Konsep dan Fasilitas Sekolah Integrasi

Menurut Menko PMK Pratikno, sekolah integrasi akan dibangun di tiap kecamatan dengan fasilitas lengkap, termasuk:

  • Laboratorium modern
  • Sarana olahraga memadai
  • Bengkel untuk pendidikan vokasional
  • Program arts dan olahraga

“Jadi bukan hanya sains, teknologi, engineering, dan matematika, tetapi ada juga arts dan olahraga,” ujar Pratikno.

Konsep ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar komprehensif dari SD hingga SMA, sekaligus meningkatkan kontinuitas kurikulum dan pembinaan karakter siswa. Tujuannya adalah mengurangi kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah.


⚖️ Perbandingan dengan Program Pendidikan Lain

Program ini melengkapi program sebelumnya:

  • Sekolah Garuda: Fokus pada siswa unggul di bidang STEM.
  • Sekolah Rakyat: Ditujukan bagi anak-anak dari keluarga sangat miskin (desil 1-2).

Sekolah integrasi ditujukan untuk menjangkau segmen kelas menengah yang membutuhkan pendidikan berkualitas dengan pendekatan holistik, baik akademik maupun keterampilan.


🔧 Strategi Implementasi

Pratikno menekankan bahwa sekolah integrasi tidak selalu harus berupa bangunan baru. Ada opsi untuk mengkonversi sekolah negeri yang sudah ada, sebagaimana dilakukan pada Sekolah Garuda.

“Demikian juga dengan sekolah integrasi, tetapi ini masih terlalu dini untuk dibicarakan karena baru saja memperoleh penugasan untuk memikirkan konsepnya,” kata Pratikno.

Kajian mendalam akan dilakukan, mencakup kurikulum, tenaga pengajar, fasilitas, dan potensi lokal, sebelum implementasi dilakukan secara bertahap.


💡 Pendekatan Holistik dan Masa Depan Pendidikan

Rencana ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam pemerataan pendidikan berkualitas tinggi dan pengembangan siswa secara multidimensional. Dengan sekolah integrasi, diharapkan lahir generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan, tidak hanya dalam akademik, tetapi juga keterampilan sosial, seni, dan olahraga.Dikutip dari merdeka.com