Banjir melanda Kendari, Sulawesi Tenggara, dengan total 11 titik wilayah terdampak akibat curah hujan tinggi sejak Sabtu malam. Badan Penanggulangan Bencana Daerah mencatat genangan air tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga menjangkau kawasan perkantoran hingga area persawahan di sejumlah kecamatan.
Sebaran banjir terpantau di Kecamatan Wuawua, Baruga, Kambu, hingga wilayah lain seperti Anduonuhu, Mokoau, dan kawasan persawahan Nanga-nanga. Beberapa titik terdampak meliputi jalan utama, kawasan perumahan, serta daerah di sekitar aliran Sungai Wanggu yang meluap.
Pemerintah Kota Kendari melalui Wali Kota Siska Karina Imran menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk mencari solusi penanganan banjir secara menyeluruh. Upaya kolaborasi lintas sektor dinilai penting guna mengatasi persoalan banjir yang masih kerap terjadi dan meminimalkan dampak bagi masyarakat terdampak.
Dikutip dari antaranews.com
