IHSG Menguat 22,43 Poin di Tengah Ekspektasi BI Pertahankan Suku Bunga 4,75%

IHSG Menguat 22,43 Poin di Tengah Ekspektasi BI Pertahankan Suku Bunga 4,75%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu pagi, 19 November 2025, menguat 22,43 poin atau 0,27 persen ke posisi 8.384,36. Sementara indeks LQ45 naik 1,89 poin atau 0,22 persen ke level 845,40.

Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas menyebutkan pasar hari ini fokus pada keputusan BI-Rate yang diperkirakan tetap di level 4,75 persen untuk menjaga stabilitas Rupiah di tengah tekanan Dolar AS. Pelemahan Rupiah terjadi sementara pelaku pasar menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia terkait kebijakan suku bunga.

Dari sisi domestik, Indonesia tengah berada dalam momentum strategis dengan temuan cadangan monasit dan rare earth di tambang timah, membuka peluang hilirisasi energi masa depan. Selain itu, pemerintah akan mulai mengimpor minyak dari AS pada Desember 2025 untuk mengurangi ketergantungan terhadap Timur Tengah, sebagai bagian dari strategi diversifikasi energi.

Di pasar global, bursa Eropa dan AS mengalami tekanan pada perdagangan sebelumnya, sementara bursa Asia pagi ini bergerak mixed dengan Nikkei dan Shanghai menguat, namun Hang Seng melemah tipis. Kombinasi faktor domestik dan global diperkirakan akan menjadi sentimen utama pergerakan IHSG sepanjang hari ini.

Dikutip dari antaranews.com