Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul melaporkan perkembangan program Sekolah Rakyat kepada Presiden Prabowo Subianto. Hingga September 2026, program tersebut telah beroperasi di 182 titik di berbagai daerah dengan jumlah peserta didik lebih dari 44.000 orang.
Dari 182 lokasi tersebut, lebih dari 90 titik telah menggunakan gedung permanen. Gus Ipul mengatakan proses pembelajaran secara umum berjalan dengan baik, sementara Kementerian Sosial terus melakukan konsolidasi untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia serta sarana dan prasarana.
Peserta didik Sekolah Rakyat berasal dari keluarga rentan dengan berbagai latar belakang. Sebagian di antaranya merupakan anak yang sempat putus sekolah selama satu hingga dua tahun atau bekerja di tempat yang dinilai tidak semestinya.
Gus Ipul juga menyebut terdapat peserta didik yang membutuhkan rehabilitasi terlebih dahulu sebelum mengikuti pembelajaran. Perkembangan program Sekolah Rakyat tersebut menjadi salah satu hal yang dilaporkannya sebelum mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta.
