Banjir Kabupaten Serang 2025: 21 Desa Terdampak, Ribuan Warga Mengungsi

Banjir Kabupaten Serang 2025: 21 Desa Terdampak, Ribuan Warga Mengungsi

Bencana banjir di Kabupaten Serang Warga menggunakan perahu kayu menerobos banjir di Kampung Kajaroan, Cinangka, Kabupaten Serang, Banten, Kamis (18/12/2025). BPBD Kabupaten Serang mencatat hingga Kamis (18/12) sebanyak 2.125 jiwa di tiga kecamatan di Kabupaten Serang terdampak bencana banjir akibat curah hujan tinggi yang terjadi sejak empat hari terakhir dengan ketinggian banjir berkisar 50-80 cm. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/YU

Kabupaten Serang, Banten, mengalami bencana banjir yang melanda 21 desa di sembilan kecamatan pada 16-19 Desember 2025 akibat hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang. Menurut BPBD Kabupaten Serang, total warga terdampak mencapai 4.449 jiwa dari 1.295 kepala keluarga. Meskipun tidak ada korban jiwa, kelompok rentan seperti lansia dan balita turut merasakan dampak bencana.

Kecamatan terdampak meliputi Padarincang, Cinangka, Gunungsari, Ciruas, Pontang, Bojonegara, Mancak, Waringinkurung, dan Kramatwatu. Selain merendam permukiman, bencana juga merusak 1.159 unit rumah serta fasilitas umum seperti Pondok Pesantren Rohudhotul Mutaqin, Masjid Jami Al-Muhajirin, dan Sekolah Satu Atap di Desa Cikedung.

BPBD melaporkan kondisi terkini sebagian besar wilayah mulai membaik. Contohnya, di Desa Rancasanggal tinggi muka air turun menjadi 5-40 cm, dan di Kampung Sukamaju, Desa Citasuk, genangan air surut hingga 5-15 cm. Warga terdampak perlahan kembali ke rumah masing-masing.

BPBD Kabupaten Serang menyarankan penetapan status Siaga Darurat dan tetap mengimbau warga waspada, karena potensi hujan lebat masih ada. Kebutuhan mendesak warga termasuk sembako, alas tidur, peralatan kebersihan, selimut, dan air bersih.

Dikutip dari RRI.co.id