Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menegaskan percepatan pemulihan Pasar Kuala Simpang di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, pascabanjir yang terjadi pada November 2025. Pemulihan pasar menjadi fokus utama pemerintah guna menggerakkan kembali roda perekonomian masyarakat terdampak.
Dalam kunjungannya, Budi menyampaikan bahwa Kementerian Perdagangan memprioritaskan pemulihan pasar rakyat sebagai pusat aktivitas ekonomi daerah. Saat ini, sekitar 80 persen pedagang telah kembali beraktivitas seiring dengan proses pembersihan pasar yang terus berlangsung.
Pasar Kuala Simpang yang berdiri sejak 1982 merupakan pasar rakyat terbesar di Aceh Tamiang dengan total 295 pedagang aktif. Untuk mendukung pemulihan, Kemendag menyalurkan bantuan 100 unit tenda darurat melalui Program Kemendag Peduli agar pedagang tetap dapat berjualan sementara.
Selain itu, Kemendag memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi bahan kebutuhan pokok tetap terjaga melalui koordinasi dengan pemerintah daerah, distributor, serta pelaku usaha. Pasokan komoditas seperti daging ayam, telur, cabai, minyak goreng MINYAKITA, dan beras SPHP terpantau aman dan terkendali.
Dikutip dari RRI.co.id
