Harga Minyak WTI Tembus USD 100 Setelah Trump Ancam Serang Fasilitas Minyak Iran

Harga Minyak WTI Tembus USD 100 Setelah Trump Ancam Serang Fasilitas Minyak Iran

Jakarta – Harga minyak mentah Amerika Serikat (WTI) menembus USD 100 per barel pada Minggu malam, 15 Maret 2026, seiring ancaman Presiden Donald Trump untuk menyerang fasilitas ekspor minyak Iran di Pulau Kharg. Harga minyak WTI tercatat naik 2,64% menjadi USD 101,32 per barel, sedangkan Brent bertambah 2,94% menjadi USD 106,17 per barel.

Presiden Trump sebelumnya memerintahkan serangan terhadap aset militer Iran, namun menegaskan infrastruktur minyak tidak disasar saat ini. Trump memperingatkan opsi serangan terhadap fasilitas minyak akan dipertimbangkan jika Iran terus menyerang kapal tanker di Selat Hormuz, jalur vital yang mengangkut sekitar 20% pasokan minyak dunia.

Menurut JPMorgan, serangan terhadap terminal ekspor Iran di Pulau Kharg dapat menghentikan sekitar 1,5 juta barel per hari, memicu potensi pembalasan dari Iran. Harga minyak global telah naik lebih dari 40% sejak AS dan Israel menyerang Iran tiga minggu lalu.

Meski lebih dari 30 negara telah melepaskan 400 juta barel minyak cadangan strategis untuk mengatasi gangguan pasokan, Menteri Energi AS Chris Wright menyatakan tidak ada jaminan harga minyak akan segera turun. Pasar global tetap waspada terhadap potensi eskalasi konflik di Teluk Persia.

Sumber antaranews.com