Jayapura – PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Papua bersama Tim Pembina Samsat Provinsi Papua melaksanakan audiensi dengan Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri, bertempat di ruang kerja Gubernur Provinsi Papua (11/06) Audiensi tersebut dihadiri oleh Direktur Lalu Lintas Polda Papua Kombes Pol. Indra K. Mangunsong, S.H., S.I.K., M.H., Kepala Bapenda Provinsi Papua Subhan, S.E., M.M., serta Kepala PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Papua Herman Haurissa, S.E., M.M.
Pertemuan tersebut membahas berbagai langkah strategis untuk meningkatkan tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) guna mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Papua.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Papua, Herman Haurissa, memaparkan sejumlah action plan dan inisiatif strategis yang telah dan akan terus dilaksanakan oleh Tim Pembina Samsat Provinsi Papua. Beberapa program yang menjadi fokus antara lain penagihan Door to Door (DTD) kepada wajib pajak yang menunggak, kegiatan Mata Elang yang menyasar kendaraan dengan tunggakan pajak di berbagai titik strategis Kota Jayapura, pemasangan voice announcer pada traffic light untuk mengingatkan masyarakat terkait kewajiban pembayaran pajak kendaraan, serta optimalisasi pelayanan Samsat Keliling di tingkat kelurahan dan distrik.
Selain itu, Tim Pembina Samsat juga terus menggencarkan berbagai kegiatan sosialisasi kesamsatan kepada masyarakat, instansi pemerintah, perusahaan, hingga komunitas masyarakat sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak.
Dalam paparannya, Herman Haurissa menyampaikan bahwa berbagai langkah tersebut menjadi sangat penting mengingat tingkat kepatuhan pembayaran PKB di Provinsi Papua saat ini masih tergolong rendah. Berdasarkan data yang disampaikan dalam audiensi, tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan di Provinsi Papua baru mencapai sekitar 11 % dari total potensi kendaraan yang mencapai 363.050 unit kendaraan.
“Kondisi ini menjadi perhatian bersama. Oleh karena itu, Tim Pembina Samsat terus berupaya menghadirkan berbagai inovasi pelayanan dan strategi penagihan yang lebih efektif agar masyarakat semakin mudah dan terdorong untuk memenuhi kewajibannya membayar PKB dan SWDKLLJ,” ujar Herman Haurissa.
Menanggapi paparan tersebut, Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri, menyampaikan apresiasi atas berbagai inisiatif dan upaya yang telah dilakukan oleh Tim Pembina Samsat Provinsi Papua dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak kendaraan.
Menurutnya, berbagai program yang telah berjalan menunjukkan komitmen kuat dari seluruh stakeholder dalam mendukung peningkatan PAD dan pelayanan kepada masyarakat. Ia juga berharap kegiatan seperti Door to Door (DTD), sosialisasi langsung kepada masyarakat, serta pelayanan jemput bola dapat lebih dioptimalkan dan diperluas cakupannya.
“Saya mengapresiasi seluruh langkah dan inovasi yang telah dilakukan oleh Tim Pembina Samsat. Ke depan, kegiatan-kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat seperti DTD, sosialisasi, dan pelayanan keliling perlu lebih aktif dan masif dilaksanakan agar kesadaran masyarakat untuk membayar pajak kendaraan semakin meningkat,” ujar Mathius D. Fakhiri.
Audiensi tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Papua, Polda Papua, Bapenda Provinsi Papua, dan PT Jasa Raharja dalam menyusun langkah-langkah konkret guna meningkatkan tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor.
Melalui kolaborasi yang semakin kuat dan berbagai inovasi pelayanan yang terus dikembangkan, Tim Pembina Samsat Provinsi Papua optimis dapat meningkatkan penerimaan PKB dan SWDKLLJ secara signifikan, sehingga mampu mendukung pembangunan daerah sekaligus menjamin keberlangsungan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas di Provinsi Papua.
