Banjir Rendam Empat Kecamatan di Kolaka, BPBD Fokus Evakuasi Warga

Banjir Rendam Empat Kecamatan di Kolaka, BPBD Fokus Evakuasi Warga

Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kolaka mencatat sebanyak 2.057 jiwa dan 586 unit rumah terdampak banjir akibat curah hujan tinggi yang melanda empat kecamatan di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, sejak Jumat, 8 Mei 2026.

Kepala BPBD Kolaka, Muh Haerul Efendy, mengatakan banjir terjadi setelah tingginya intensitas hujan menyebabkan sejumlah sungai meluap dan merendam permukiman warga di Kecamatan Latambaga, Kolaka, Pomalaa, dan Samaturu. Saat ini, BPBD bersama pemerintah setempat masih melakukan asesmen, evakuasi warga, serta pembersihan wilayah terdampak.

Wilayah dengan dampak cukup besar terjadi di Kecamatan Latambaga, khususnya Kelurahan Sakuli dan Mangolo yang mengakibatkan ratusan rumah serta fasilitas pendidikan terendam banjir. Selain permukiman, banjir juga merusak lahan pertanian dan talud penahan jalan di sejumlah titik.

Sementara itu, banjir juga merendam beberapa desa di Kecamatan Pomalaa dan Samaturu dengan dampak terhadap rumah warga, sekolah, sawah, kebun, hingga tambak. Selain banjir, satu rumah warga di Kelurahan Laloeha, Kecamatan Kolaka, juga terdampak tanah longsor.

BPBD bersama Dinas Sosial telah mulai menyalurkan bantuan logistik berupa sembako dan air bersih kepada warga terdampak. Masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai juga diimbau meningkatkan kewaspadaan karena potensi banjir susulan masih bisa terjadi apabila curah hujan ekstrem kembali mengguyur wilayah tersebut.

Dikutip dari antaranews.com