Jakarta – Basarnas melaporkan sebanyak 175 korban KM Virgo Transport 8 telah ditemukan hingga Senin (28/9/2026). Dari jumlah tersebut, 108 korban ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan 67 lainnya meninggal dunia.
Dengan demikian, masih terdapat 68 korban yang belum ditemukan dan hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan. Pencarian melibatkan berbagai unsur, termasuk tim penyelam Basarnas Special Group (BSG) dan TNI AL.
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengatakan seluruh unsur SAR terus mengoptimalkan pencarian dengan mengerahkan sumber daya laut, udara, serta tim penyelam. Setiap korban yang ditemukan akan segera dievakuasi dan ditangani sesuai prosedur.
Pada operasi pencarian Senin, satu korban kembali ditemukan oleh tim penyelam gabungan sekitar pukul 09.40 WITA. Korban kemudian dievakuasi menuju KRI Gusti Ngurah Rai.
Basarnas juga mengerahkan helikopter HR-3604 untuk mendukung evakuasi dua korban yang sebelumnya ditemukan di Kabupaten Sukamara menuju Palangkaraya.
KM Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 WITA. Kapal tersebut sebelumnya berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9/2026).
Kapal kemudian ditemukan pada hari yang sama dalam kondisi terbalik di perairan Masalembo, Laut Jawa. Hingga kini, operasi SAR masih dilakukan untuk mencari 68 korban yang belum ditemukan.
