Pemerintah Presiden Prabowo Subianto terus fokus pada pemulihan jaringan telekomunikasi Aceh pasca gangguan pada 26 November 2025. Menurut Menkomdigi Meutya Hafid, dari 3.735 BTS terdampak, 3.283 unit atau sekitar 87% telah pulih.
Meskipun 87% BTS telah pulih, tidak semua dapat langsung beroperasi karena tergantung pada pasokan listrik yang stabil atau dukungan genset. Saat ini, sekitar 2.194 unit BTS telah beroperasi penuh, mendekati 50% dari total BTS terdampak.
Beberapa wilayah seperti Bener Meriah, Takengon, dan Aceh Tamiang masih memerlukan penanganan lanjutan karena tantangan pemulihan jaringan yang cukup besar. Pemerintah mendorong operator telekomunikasi menambah pengiriman genset sebagai solusi sementara untuk memastikan BTS dapat beroperasi maksimal.
Pemulihan jaringan telekomunikasi Aceh menjadi prioritas utama pemerintah Presiden Prabowo untuk memastikan masyarakat kembali terhubung dengan layanan komunikasi yang stabil.
Dikutip dari RRI.co.id
