Cegah Gangguan Penglihatan Sejak Dini, Kemenkes Dorong Skrining Mata Berkala

Cegah Gangguan Penglihatan Sejak Dini, Kemenkes Dorong Skrining Mata Berkala

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperkuat empat strategi untuk menjaga kesehatan mata masyarakat, yakni skrining berkala, penanganan dini, perlindungan penglihatan anak, dan kolaborasi lintas sektor. Langkah ini bertujuan mencegah gangguan penglihatan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan mata.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni, mengatakan pemeriksaan mata rutin diperlukan untuk mendeteksi gangguan sejak awal agar penanganan medis dapat dilakukan secara tepat.

Menurut Andi, temuan seperti kelainan refraksi serta dugaan katarak, glaukoma, dan retinopati perlu ditindaklanjuti sesuai indikasi medis dan kemampuan fasilitas pelayanan kesehatan.

Perlindungan kesehatan mata juga perlu diperhatikan sejak usia anak. Orang tua dan guru diminta mewaspadai tanda gangguan penglihatan, seperti kebiasaan menyipitkan mata, karena anak belum tentu mampu mengenali atau menyampaikan masalah yang dialaminya.

Kemenkes turut mendorong keterlibatan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, sekolah, keluarga, masyarakat, dan media dalam meningkatkan edukasi publik. Melalui empat strategi tersebut, upaya deteksi dini dan penanganan gangguan penglihatan diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.