ESDM Jamin Harga BBM Subsidi Stabil Meski Rupiah Melemah

ESDM Jamin Harga BBM Subsidi Stabil Meski Rupiah Melemah

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memastikan harga bahan bakar minyak bersubsidi tetap stabil hingga akhir 2026 meski nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat sempat menembus Rp17.877 per dolar AS.

Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, menegaskan pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar hingga akhir tahun.

Selain menjaga stabilitas harga, pemerintah juga memastikan pasokan BBM subsidi berada dalam kondisi aman. Menurut Yuliot, stok nasional untuk Pertalite dan solar CN48 saat ini berada jauh di atas batas minimal cadangan operasional nasional yang ditetapkan selama 23 hari.

Pernyataan ini disampaikan di tengah tekanan pelemahan rupiah yang bergerak di kisaran Rp17.700 hingga Rp17.800 per dolar AS. Meski demikian, pemerintah menilai kondisi tersebut masih terkendali dan belum memengaruhi kebijakan energi nasional.

Untuk memperkuat ketahanan energi, pemerintah terus mendorong peningkatan produksi minyak mentah dalam negeri serta menyiapkan optimalisasi kilang nasional guna mengurangi ketergantungan terhadap impor energi.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menekan dampak fluktuasi kurs terhadap biaya impor energi, sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga BBM bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

Dikutip dari liputan6.com