Pemerintah menegaskan bahwa penyaluran sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah merupakan bagian dari program Bantuan Kemasyarakatan Presiden (Banpres) yang telah dijalankan secara rutin dari tahun ke tahun.
Penjelasan tersebut disampaikan Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro sebagai respons atas pertanyaan publik terkait penggunaan anggaran negara dalam pengadaan hewan kurban Presiden. Menurutnya, bantuan tersebut sepenuhnya ditujukan untuk masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan agar dapat merasakan kebahagiaan Hari Raya Idul Adha.
Juri menjelaskan, pada tahun ini Presiden Prabowo menyalurkan sebanyak 1.098 ekor sapi kurban ke berbagai daerah di Indonesia. Penyaluran tersebut menggunakan alokasi anggaran Banpres yang secara mekanisme memang diperuntukkan bagi program bantuan sosial kemasyarakatan.
Ia menegaskan bahwa sapi kurban tersebut bukan untuk kepentingan pribadi Presiden, melainkan disalurkan langsung kepada masyarakat sebagai bentuk kehadiran negara dalam momentum keagamaan yang memiliki nilai sosial tinggi.
Selain bantuan melalui program Banpres, Juri juga menyebut Presiden Prabowo secara pribadi tetap menunaikan ibadah kurban menggunakan dana pribadi. Hewan kurban pribadi Presiden itu juga disembelih dan dibagikan kepada masyarakat.
Sementara itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai penggunaan anggaran negara untuk pengadaan hewan kurban oleh kepala negara tidak bertentangan dengan hukum Islam. Ketua MUI Bidang Fatwa Prof KH Asrorun Niam Sholeh menjelaskan bahwa praktik tersebut memiliki landasan fikih yang kuat dalam sejarah Islam.
Menurutnya, dalam tradisi Islam, seorang pemimpin diperbolehkan membeli hewan kurban menggunakan Baitul Mal atau kas negara untuk kepentingan umat. Dalam konteks pemerintahan modern, APBN dapat dipandang sebagai bentuk Baitul Mal yang dikelola untuk kemaslahatan publik.
Penyaluran sapi kurban melalui Banpres dinilai menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kepedulian sosial, memperluas manfaat ibadah kurban, serta memastikan masyarakat di berbagai daerah dapat merasakan kebahagiaan Idul Adha secara merata.
Dikutip dari antaranews.com
