Tinjau MRT Fase 2A, Gibran Dorong Transportasi Publik Modern di Jakarta

Tinjau MRT Fase 2A, Gibran Dorong Transportasi Publik Modern di Jakarta

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meyakini masyarakat akan semakin memilih menggunakan transportasi publik apabila layanan yang tersedia aman, nyaman, modern, dan terintegrasi. Hal tersebut disampaikan saat meninjau proyek MRT Jakarta Fase 2A lintas Harmoni–Sawah Besar di Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Menurut Gibran, pengembangan transportasi publik modern menjadi salah satu prioritas pemerintah untuk mengurangi kemacetan sekaligus meningkatkan mobilitas masyarakat di kawasan perkotaan. Ia optimistis minat masyarakat menggunakan transportasi umum akan meningkat apabila kualitas layanan terus ditingkatkan.

“Transportasi publik yang modern ini adalah salah satu prioritas Bapak Presiden. Saya yakin jika transportasi publiknya aman, nyaman, modern, dan terintegrasi, semua akan berbondong-bondong menggunakannya,” ujar Gibran.

Dalam kunjungan tersebut, Gibran didampingi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, serta Direktur Utama PT MRT Jakarta Tuhiyat. Rombongan meninjau langsung perkembangan konstruksi bawah tanah, termasuk konektivitas terowongan MRT dari Stasiun Sawah Besar menuju Harmoni.

Gibran juga mengapresiasi kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang memberikan pembebasan tarif transportasi umum bagi 15 golongan masyarakat, termasuk lansia dan penyandang disabilitas. Menurutnya, kebijakan tersebut harus dibarengi dengan peningkatan kualitas layanan yang ramah bagi kelompok rentan.

Ia menekankan pentingnya keamanan dan kenyamanan bagi anak-anak, perempuan, ibu hamil, lansia, hingga penyandang disabilitas dalam menggunakan transportasi publik.

Selain MRT, Gibran turut mengapresiasi pengembangan moda transportasi lain seperti LRT Jakarta dan Transjakarta yang kini telah menjangkau wilayah aglomerasi. Pemerintah berharap integrasi antarmoda dapat semakin memudahkan mobilitas masyarakat di kawasan Jabodetabek.

Berdasarkan data per 25 April 2026, progres pembangunan MRT Jakarta Fase 2A lintas Bundaran HI–Kota telah mencapai 59,76 persen. Proyek tersebut mencakup pembangunan stasiun bawah tanah serta konektivitas terowongan yang menjadi bagian penting pengembangan jaringan transportasi massal di Jakarta.

Dikutip dari antaranews.com