Pemerintah Salurkan Subsidi Rp 281,6 Triliun di 2025, Didominasi Energi

Pemerintah Salurkan Subsidi Rp 281,6 Triliun di 2025, Didominasi Energi

Pemerintah merealisasikan subsidi sebesar Rp 281,6 triliun sepanjang 2025, mencakup subsidi energi dan nonenergi. Subsidi energi terbesar diberikan pada BBM sebesar 18,98 juta kiloliter (+4,7% dari 2024), LPG 3 kg 8,54 juta ton (+3,9%), serta listrik untuk 42,8 juta pelanggan (+2,6%).

Sementara itu, subsidi nonenergi juga meningkat, termasuk pupuk bersubsidi 8,1 juta ton (+12,1%) dan subsidi perumahan untuk 278,9 ribu unit (+39,5%). Pemerintah menyederhanakan birokrasi dan menurunkan harga eceran tertinggi pupuk untuk mempercepat penyaluran dan meningkatkan akses masyarakat.

Dari sisi fiskal, APBN 2025 mencatat defisit Rp 695,1 triliun atau 2,92% dari PDB. Pendapatan negara mencapai Rp 2.756,3 triliun, sementara belanja negara Rp 3.451,4 triliun, termasuk belanja kementerian/lembaga Rp 1.500,4 triliun dan transfer ke daerah Rp 849 triliun. Capaian ini menunjukkan peran APBN dalam menjaga daya beli dan stabilitas ekonomi nasional.

Dikutip dari liputan6.com