Tim Pembina Samsat Jepara Perkuat Kepatuhan Pajak dan Keselamatan Berlalu Lintas melalui Operasi Gabungan

Tim Pembina Samsat Jepara Perkuat Kepatuhan Pajak dan Keselamatan Berlalu Lintas melalui Operasi Gabungan

Jepara – Tim Pembina Samsat Jepara melaksanakan Operasi Gabungan di kawasan Tugu Kartini Jepara dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 4 November 2026 yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kepatuhan administrasi kendaraan bermotor sekaligus memperkuat ketertiban dan keselamatan dalam berlalu lintas.

Kegiatan tersebut melibatkan unsur lintas instansi, yaitu Kanit Kamsel Satlantas Polres Jepara beserta jajaran, Kepala UPPD Kabupaten Jepara, serta petugas Jasa Raharja Samsat Jepara. Keterlibatan berbagai unsur ini menjadi wujud sinergi dalam membangun budaya tertib berlalu lintas dan mendorong masyarakat agar semakin memahami tanggung jawabnya sebagai pengguna jalan.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap pengendara sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan lalu lintas. Pemeriksaan tersebut juga menjadi sarana untuk mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya kelengkapan administrasi kendaraan serta perilaku berkendara yang sesuai dengan aturan. Melalui pendekatan langsung di lapangan, pesan keselamatan diharapkan dapat diterima dan dipahami oleh masyarakat secara lebih efektif.

Operasi gabungan ini tidak hanya berfokus pada aspek penegakan ketertiban, tetapi juga mengedepankan pendekatan edukatif dan persuasif. Pengendara diajak untuk memahami bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang perlu diwujudkan melalui kedisiplinan, kepatuhan terhadap rambu dan peraturan, serta kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Selain pemeriksaan, kegiatan turut dimanfaatkan untuk menyosialisasikan Program Jateng Bebas 2026 melalui pembagian flyer kepada masyarakat. Penyampaian informasi secara langsung tersebut menjadi salah satu upaya memperluas jangkauan edukasi agar masyarakat mengetahui program yang tersedia serta memahami kemudahan yang dapat dimanfaatkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sosialisasi ini juga menjadi momentum untuk mendorong masyarakat agar lebih memperhatikan kewajiban administrasi kendaraan bermotor. Kepatuhan dalam memenuhi kewajiban tersebut merupakan bagian dari tertib administrasi yang perlu dijaga secara berkelanjutan. Melalui informasi yang disampaikan, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya memperbarui administrasi kendaraan dan memanfaatkan program pemerintah sesuai persyaratan yang ditetapkan.

Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang telah menunjukkan kepatuhan dalam berlalu lintas, petugas turut membagikan souvenir kepada pengendara. Pemberian apresiasi ini menjadi bagian dari pendekatan humanis dalam pelaksanaan kegiatan, sekaligus memberikan dorongan positif agar perilaku tertib dan aman terus diterapkan dalam aktivitas berkendara sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, Jasa Raharja turut mendukung upaya peningkatan kesadaran masyarakat melalui edukasi mengenai kewajiban kendaraan bermotor dan pentingnya perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas. Hal ini sejalan dengan peran Jasa Raharja dalam ekosistem keselamatan transportasi, yang tidak hanya berkaitan dengan pelayanan kepada korban kecelakaan, tetapi juga mendukung langkah-langkah preventif melalui kolaborasi dan edukasi kepada masyarakat.

Upaya membangun budaya keselamatan membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan. Kepolisian berperan dalam menjaga ketertiban dan melakukan pengawasan lalu lintas, UPPD mendukung peningkatan kepatuhan administrasi serta penerimaan pajak daerah, sementara Jasa Raharja turut memperkuat aspek perlindungan masyarakat dan edukasi keselamatan. Sinergi tersebut menjadi landasan penting dalam menciptakan pelayanan publik yang terintegrasi sekaligus membangun kesadaran masyarakat.

Melalui Operasi Gabungan dalam rangka Operasi Patuh Candi 2026, Tim Pembina Samsat Jepara berharap pesan mengenai tertib administrasi kendaraan dan keselamatan berlalu lintas dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas. Kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku, sehingga kepatuhan tidak hanya dilakukan ketika terdapat pemeriksaan, tetapi tumbuh menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Jasa Raharja bersama Tim Pembina Samsat dan seluruh pemangku kepentingan akan terus mendukung berbagai kegiatan edukasi, sosialisasi, serta penguatan sinergi sebagai bagian dari upaya mewujudkan transportasi yang aman, tertib, dan berkeselamatan. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kewajiban administrasi kendaraan dan pentingnya disiplin berlalu lintas, diharapkan budaya patuh pajak dan berkendara secara bertanggung jawab semakin kuat di Kabupaten Jepara.