PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) menegaskan komitmennya mendukung program Presiden Prabowo Subianto dalam penyediaan 3 juta rumah bagi masyarakat. Program ini bertujuan menghadirkan hunian layak, terjangkau, dan berkualitas sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menilai pembiayaan perumahan tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar papan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi. Pembangunan hunian mendorong aktivitas di sektor konstruksi, industri bahan bangunan, hingga membuka lapangan kerja dan mendukung pelaku UMKM.
Selain itu, penggunaan produk lokal dalam pembangunan perumahan turut memperkuat rantai pasok domestik dan mengurangi ketergantungan impor. Dampak berganda dari sektor ini dinilai signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.
BTN juga menilai kepemilikan rumah melalui skema KPR subsidi memberikan manfaat jangka panjang, mulai dari pengurangan beban biaya sewa hingga terciptanya aset keluarga. Lingkungan hunian yang layak turut mendukung kualitas pendidikan dan stabilitas sosial.
Program ini juga diintegrasikan dengan upaya menjaga ketahanan pangan, dengan memastikan pembangunan perumahan tidak mengorbankan lahan produktif. Dengan kontribusi besar terhadap output ekonomi dan penyerapan tenaga kerja, program 3 juta rumah dinilai menjadi salah satu strategi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif di Indonesia.
Dikutip dari antaranews.com
