Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, mendukung langkah pemerintah dan TNI yang kembali mengirim prajurit ke Lebanon dalam misi perdamaian dunia bersama Pasukan Sementara PBB di Lebanon atau UNIFIL.
Menurut Dave, kehadiran pasukan perdamaian Indonesia tidak hanya menjadi bentuk tanggung jawab internasional, tetapi juga memperkuat diplomasi Indonesia dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit yang akan bertugas membawa nama Indonesia dalam misi kemanusiaan tersebut.
Meski mendukung penuh pengiriman personel, Komisi I DPR menegaskan keselamatan dan kesejahteraan prajurit harus menjadi prioritas utama. Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan dan TNI diminta memastikan dukungan logistik, keamanan, serta koordinasi yang optimal dengan personel internasional lainnya.
Dave juga menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan terhadap situasi di lapangan agar kebijakan yang diambil tetap relevan dan seluruh prajurit dapat menjalankan tugas secara aman dan profesional.
Selain itu, ia meminta seluruh personel menjaga disiplin, soliditas, dan semangat juang selama menjalankan misi perdamaian. Menurutnya, profesionalisme pasukan Indonesia akan semakin memperkuat kontribusi bangsa dalam menjaga perdamaian dunia.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menyampaikan bahwa Indonesia akan mengirim sekitar 780 prajurit TNI ke Lebanon pada 22 Mei 2026 untuk bergabung dalam misi UNIFIL.
Dikutip dari antaranews.com
