Aktivitas Gunung Slamet Meningkat, BPBD Banyumas Perkuat Kesiapsiagaan

Aktivitas Gunung Slamet Meningkat, BPBD Banyumas Perkuat Kesiapsiagaan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas meningkatkan kesiapsiagaan menyusul kenaikan aktivitas vulkanik Gunung Slamet, khususnya terkait peningkatan suhu kawah dalam beberapa waktu terakhir. Kepala Pelaksana BPBD Banyumas, Dwi Irawan Sukma, menyatakan pihaknya terus memantau perkembangan bersama instansi terkait meski wilayah Banyumas bagian selatan masih tergolong aman.

Data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menunjukkan suhu kawah Gunung Slamet meningkat dari 461 derajat Celcius menjadi 478 derajat Celcius. Kondisi ini mendorong BPBD bersama pemerintah daerah sekitar seperti Purbalingga, Pemalang, Tegal, dan Brebes untuk memperkuat koordinasi dan menyusun langkah mitigasi melalui rapat lintas wilayah.

Meski beberapa kawasan di Banyumas seperti Baturraden, Sumbang, Kedungbanteng, dan Cilongok menjadi fokus pemantauan, aktivitas masyarakat termasuk wisata masih dinilai aman karena berada di luar zona bahaya. Namun, masyarakat tetap diimbau tidak lengah, mengikuti informasi resmi, serta memahami jalur evakuasi dan langkah darurat.

Sebelumnya, PVMBG telah memperluas radius aman dari dua kilometer menjadi tiga kilometer dari kawah puncak, seiring meningkatnya aktivitas Gunung Slamet yang berstatus Waspada (Level II). Pemerintah berharap kondisi segera stabil, namun kewaspadaan tetap menjadi prioritas utama guna mengantisipasi potensi erupsi.

Sumber antaranews.com