Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Danantara, BPJS Ketenagakerjaan, PT Taspen, serta bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) terkait rencana buyback atau pembelian kembali saham perbankan pelat merah. Langkah tersebut menjadi bagian dari evaluasi terhadap dinamika pasar sekaligus upaya memperkuat kepercayaan investor terhadap sektor perbankan nasional.
Menurut Dasco, kondisi industri perbankan saat ini berada dalam situasi yang baik sehingga saham-saham perbankan yang memiliki fundamental kuat dinilai layak untuk dibeli kembali. Ia menegaskan bahwa perkembangan sektor perbankan nasional menunjukkan tren positif di tengah berbagai tantangan ekonomi global.
Direktur Utama BNI, Putrama Wahju Setyawan, menjelaskan bahwa kinerja fundamental bank-bank Himbara saat ini berada dalam kondisi terbaik. Pertumbuhan kredit tercatat berada di kisaran 20 persen, sementara dana pihak ketiga tumbuh sekitar 20 hingga 30 persen. Selain itu, tingkat likuiditas juga tetap terjaga dengan rasio pinjaman terhadap simpanan (LDR) berada pada level yang sehat.
Senada dengan itu, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia, khususnya sektor perbankan, masih sangat kuat. Pemerintah pun mengajak seluruh pelaku industri keuangan untuk terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi guna menjaga stabilitas ekonomi serta mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan.
Dikutip dari antaranews.com
