Gencarkan Disiplin Pajak di Sektor Pendidikan, Samsat Wonosobo Sosialisasikan Diskon PKB 5 Persen

Gencarkan Disiplin Pajak di Sektor Pendidikan, Samsat Wonosobo Sosialisasikan Diskon PKB 5 Persen

Wonosobo – Jasa Raharja Magelang bersama tim Samsat Wonosobo terus berupaya meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam menunaikan kewajiban pajak kendaraan bermotor. Langkah ini diwujudkan melalui aksi “Gerakan Disiplin Pajak Untuk Rakyat” yang menyasar sektor pendidikan di wilayah Kecamatan Wadaslintang, Jumat (17/04/2026).

Kegiatan proaktif tersebut dilaksanakan di dua lokasi strategis, yakni SMA Negeri 1 Wadaslintang dan SMK Negeri 1 Wadaslintang. Penanggung Jawab Jasa Raharja Samsat Wonosobo, Tyson Adhi Pamungkas, turun langsung berkoordinasi dengan manajemen sekolah guna membangun kesadaran kolektif di lingkungan pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, Tyson mendorong pihak sekolah untuk berperan aktif menciptakan ekosistem taat pajak. Salah satunya melalui imbauan regulasi internal yang mewajibkan setiap kendaraan yang memasuki area sekolah dalam kondisi pajak yang telah lunas.

“Dukungan institusi pendidikan sangat krusial untuk menanamkan kedisiplinan pajak sejak dini, baik bagi tenaga pendidik maupun para siswa sebagai calon wajib pajak di masa depan,” ujarnya.

Selain edukasi disiplin, tim Samsat juga mensosialisasikan program pemberian insentif pajak yang saat ini tengah bergulir. Diketahui, pemerintah memberikan diskon Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar 5 persen yang berlaku mulai 20 Februari hingga 31 Desember 2026.

Kepala Cabang Jasa Raharja Magelang, Nifaar Siahaan, dalam keterangan terpisahnya menekankan bahwa program diskon ini harus dimanfaatkan masyarakat untuk memastikan legalitas kendaraan sekaligus proteksi diri. Ia menjelaskan bahwa disiplin membayar PKB berkaitan erat dengan perlindungan keselamatan melalui instrumen Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

“SWDKLLJ adalah wujud gotong royong masyarakat. Dana yang dihimpun melalui pembayaran tepat waktu tersebut dikelola Jasa Raharja untuk memberikan kepastian jaminan bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan sesuai amanat undang-undang,” ujarnya.

Beliau menambahkan bahwa pelayanan yang proaktif dan humanis seperti ini diharapkan mampu menyederhanakan akses informasi mengenai manfaat asuransi sosial bagi masyarakat. Selain aspek perlindungan, kepatuhan warga dalam membayar pajak secara langsung mendukung peningkatan pendapatan daerah untuk pembangunan publik di wilayah Wonosobo.

Melalui pendekatan persuasif dan edukatif, serta adanya stimulus berupa diskon pajak 5 persen, Samsat Wonosobo optimistis tingkat kepatuhan masyarakat akan terus meningkat. Hal ini diharapkan mampu menciptakan budaya taat hukum sekaligus memberikan rasa aman bagi seluruh pengguna jalan di Jawa Tengah.