Tingkatkan Keselamatan Publik, PT Jasa Raharja mengadakan Diklat Etika Berlalu Lintas  yang dihadiri oleh Driver Taksi Koperasi Avia Jasa Bandara Juata Tarakan

Tingkatkan Keselamatan Publik, PT Jasa Raharja mengadakan Diklat Etika Berlalu Lintas  yang dihadiri oleh Driver Taksi Koperasi Avia Jasa Bandara Juata Tarakan

Tarakan – Guna mewujudkan ekosistem transportasi bandara yang aman, tertib, dan berkarakter prima, PT Jasa Raharja menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Etika Berlalu Lintas di Jalan bagi para pengemudi (driver) taksi bandara Koperasi Avia Jasa selaku pengelola layanan taksi resmi di Bandar Udara Internasional Juata Tarakan, pada Rabu, 10 Juni 2026.

Kegiatan yang berlangsung secara intensif ini diikuti oleh puluhan pengemudi taksi Avia Jasa. Sebagai pintu gerbang utama transportasi udara di Provinsi Kalimantan Utara, para driver taksi bandara dinilai sebagai etalase pertama (first impression) yang langsung berinteraksi dengan wisatawan, investor, maupun masyarakat umum yang baru saja mendarat di Bumi Paguntaka.

Kakanwil PT Jasa Raharja Kalimantan Timur, Gentur Anggoro Waseso, ST., MM., MBA. Melalui Kepala Cabang Tarakan, Amnan Ghozali menyampaikan bahwa Fokus utama dalam diklat ini berpusat pada penanaman nilai-nilai etika berkendara, pengelolaan emosi di jalan raya (defensive driving), serta kepatuhan penuh terhadap undang-undang lalu lintas. Materi pelatihan dibawakan langsung oleh personel ahli dari Satlantas Polres Tarakan dan Dinas Perhubungan Kota Tarakan dengan menyajikan studi kasus riil tentang pentingnya keselamatan berkendara (safety riding/driving) di kawasan perkotaan, ujarnya.

Selain aspek keselamatan fisik, diklat ini menekankan pentingnya aspek pelayanan (hospitality) dalam melayani pengguna jasa bandara. Hal ini meliputi tata cara penyambutan penumpang yang ramah, membantu pengelolaan barang bawaan/bagasi, hingga cara berkendara yang tenang demi kenyamanan maksimal penumpang selama perjalanan.

“Taksi bandara bukan sekadar alat angkut, melainkan representasi wajah dan tingkat keramahan Kota Tarakan. Melalui diklat etika berlalu lintas ini, kami ingin memastikan setiap armada Avia Jasa tidak hanya taat aturan rambu-rambu, tetapi juga menjadi pelopor dalam menghargai sesama pengguna jalan serta mengutamakan keselamatan penumpang di atas segalanya,”

Melalui pembekalan berkala ini, diharapkan dapat meminimalisir potensi pelanggaran di jalan, seperti berkendara melebihi batas kecepatan, mendahului di area rawan, ataupun parkir sembarangan yang dapat mengganggu estetika dan kelancaran arus lalu lintas di lingkungan internal bandara maupun jalur protokol Kota Tarakan.